WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengeluarkan sanksi baru yang ditujukan kepada Bank Sentral Iran (CBI). Sanksi ini ditujukan untuk mengekang aktifitas ekonomi dari Iran.
"Saya memutuskan sanksi tambahan (untuk Iran), khususnya ditujukan kepada praktek yang menipu dari bank sentral Iran (CBI) dan bank-bank Iran. Bank-bank ini harus mengungkapkan transaksi dari pihak yang diberikan sanksi (Pemerintah Iran)," tegas Presiden Obama seperti dikutip The Independent, Selasa (7/2).
Selain itu, Obama juga mengecam pihak Iran yang dianggapnya menentang pencucian uang. Bagi Obama hal ini dapat menimbulkan resiko bagi sistem keuangan internasional.
Sanksi baru yang ditandatangani oleh Obama, ditujukan untuk membekukan seluruh aset dan kepentingan milik Pemerintah Iran, CBI dan seluruh lembaga keuangan Iran yang berada dalam wilayah kekuasaan AS.
Sebelumnya, institusi keuangan AS juga diminta untuk menolak bukan membekukan transaksi dari pihak Iran. Tidak jelas berapa nilai aset yang dimiliki Iran dalam dolar. Namun diperkirakan jumlah itu tidaklah besar.
Sanksi baru dari AS ini melanjuti sanski serupa yang sebelumnya sudah diterapkan oleh Uni Eropa. Apalagi, perdagangan dunia saat ini didominasi oleh euro dan dolar.
Tetapi Iran sepertinya melihat Asia sebagai pasar potensial bagi perdagangannya.
Sanksi demi sanksi yang diterapkan kepada Iran tidak lepas dari upaya dunia barat untuk menekan Iran mengakhiri program nuklirnya. Barat menilai Iran mengembangkan nuklir untuk membuat senjata.
Tetapi Iran berulangkali mengatakan, mereka hanya menggunakan nuklir tersebut untuk kepentingan damai. Pemerintah Iran menyatakan program nuklir ini sebagian besar digunakan untuk memasok listrik dan pengobatan. [int]
Leave a comment
(*)wajib disi.
Terkini Global
-
Aktivis Femen Siap Berbugil Ria Lagi
Selasa, 22 May 2012 15:24 -
Video Pedofil Kuntit Anak Kecil Bikin Heboh
Selasa, 22 May 2012 13:34 -
Presiden Babak Belur Dipukuli Pengunjuk Rasa
Selasa, 22 May 2012 11:51 -
Pria Kuwait Dituduh Menghina Nabi di Twitter
Selasa, 22 May 2012 05:56 -
Isu Ekonomi Lebih Penting Ketimbang Pernikahan Gay di AS
Senin, 21 May 2012 21:57
-
Munich Singkirkan Real 3-1 Lewat Adu Penalti
Kamis, 26 April 2012 09:08 -
Penderita Diabetes Boleh Minum Kopi dan Teh, Asal..
Selasa, 08 May 2012 21:58 -
Susana, Finalis Putri Indonesia Juga Jadi Korban Sukhoi
Kamis, 10 May 2012 10:52 -
Sukhoi SuperJet100 Loss Contact di Atas Gunung Salak
Rabu, 09 May 2012 18:29 -
Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal Dunia
Senin, 21 May 2012 09:59 -
Ada Gambar Nabi Muhammad di Buku Cerita Bantuan Kemenag
Selasa, 22 May 2012 13:39
-
Ini Daftar Nama Penumpang Jatuhnya Pesawat Sukhoi Superjet 100
Kamis, 10 May 2012 11:35 -
100 Pilot India Bolos Kerja
Selasa, 08 May 2012 20:12 -
China Usir Reporter Al Jazeera
Selasa, 08 May 2012 13:36 -
Kapal-kapal Perang AS Akan Dikerahkan ke Singapura 2013
Jumat, 11 May 2012 11:58 -
Terlalu Sibuk, Putin Enggan Hadiri KTT G8
Jumat, 11 May 2012 16:01 -
Aduh... Kepala Bocah SD Terjepit Celah Sempit Antara Dinding dan Tiang
Senin, 14 May 2012 21:57 -
Liput Penggusuran, Polisi Pukuli Jurnalis
Selasa, 08 May 2012 17:30 -
Hamas Tak Mau Terlibat dalam Perang Iran dan Israel
Jumat, 11 May 2012 09:08 -
Iran Peringatkan Google
Sabtu, 19 May 2012 12:59 -
Rusia Pandang Indonesia sebagai Mitra Penting
Selasa, 15 May 2012 13:04

