Home Global Politik Obama Bekukan Aset Iran di AS
Selasa, 07 Februari 2012 15:34

Obama Bekukan Aset Iran di AS

Written by  Chairul Abshar
Rate this item
(0 votes)

WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengeluarkan sanksi baru yang ditujukan kepada Bank Sentral Iran (CBI). Sanksi ini ditujukan untuk mengekang aktifitas ekonomi dari Iran.

"Saya memutuskan sanksi tambahan (untuk Iran), khususnya ditujukan kepada praktek yang menipu dari bank sentral Iran (CBI) dan bank-bank Iran. Bank-bank ini harus mengungkapkan transaksi dari pihak yang diberikan sanksi (Pemerintah Iran)," tegas Presiden Obama seperti dikutip The Independent, Selasa (7/2).

Selain itu, Obama juga mengecam pihak Iran yang dianggapnya menentang pencucian uang. Bagi Obama hal ini dapat menimbulkan resiko bagi sistem keuangan internasional.

Sanksi baru yang ditandatangani oleh Obama, ditujukan untuk membekukan seluruh aset dan kepentingan milik Pemerintah Iran, CBI dan seluruh lembaga keuangan Iran yang berada dalam wilayah kekuasaan AS.

Sebelumnya, institusi keuangan AS juga diminta untuk menolak bukan membekukan transaksi dari pihak Iran. Tidak jelas berapa nilai aset yang dimiliki Iran dalam dolar. Namun diperkirakan jumlah itu tidaklah besar.

Sanksi baru dari AS ini melanjuti sanski serupa yang sebelumnya sudah diterapkan oleh Uni Eropa. Apalagi, perdagangan dunia saat ini didominasi oleh euro dan dolar.
Tetapi Iran sepertinya melihat Asia sebagai pasar potensial bagi perdagangannya.

Sanksi demi sanksi yang diterapkan kepada Iran tidak lepas dari upaya dunia barat untuk menekan Iran mengakhiri program nuklirnya. Barat menilai Iran mengembangkan nuklir untuk membuat senjata.

Tetapi Iran berulangkali mengatakan, mereka hanya menggunakan nuklir tersebut untuk kepentingan damai. Pemerintah Iran menyatakan program nuklir ini sebagian besar digunakan untuk memasok listrik dan pengobatan. [int]

Leave a comment

(*)wajib disi.


Kirim Berita, Artikel dan Opini