LOS ANGELES — Remaja usia 14 tahun asal Amerika Serikat, Moshe Kai Cavalin dilabeli jenius oleh banyak orang. Namun sesunguhnya, Moshe tidak suka disebut jenius.
Padahal, catatan akademisnya sangat mengagumkan. Pada usia delapan tahun, Mosh telah terdaftar di perguruan tinggi. Pada usia 11 tahun, Moshe mendapatkan gelar diploma dari East Los Angeles Community College.
Pada 2009, dia lulus dengan IP sempurna, 4.0. Ini merupakan gelar pertama dari dua gelar diploma yang dia miliki. Tahun ini, pada usia 14 tahun, Moshe siap lulus dari UCLA dengan jurusan Matematika. Moshe kuliah di UCLA karena mendapat beasiswa.
Untuk membuktikan dirinya tidak jenius, Moshe menerbitkan buku pertama dalam bahasa Inggris, “We Can Do”. Buku dengan tebal 100 halaman ini menjelaskan cara mencapai prestasi seperti Moshe. Salah satu pesan kunci buku ini adalah Moshe hanya melakukan tindakan sederhana, yakni fokus dan melakukan segala sesuatu dengan komitmen total. Dia berharap buku ini menunjukkan Moshe bukan orang jenius, hanya pekerja keras.
“Hal ini (disebut jenius) selalu menjadi pertanyaan yang menganggu saya. Orang-orang harus tahu, saya tidak jenius. Anda harus bekerja keras agar bisa mencapai segala hal,” jelas Moshe, yang berusia 14 tahun pada hari Valentine.
Moshe membagikan tipsnya. Meski merupakan penggemar berat film Jackie Chan, dia membatasi waktu menonton televisi hanya empat jam dalam seminggu.
Namun bukan berarti Moshe membatasi kegiatan hiburan atau orang tua menekannya agar terus belajar. Dalam buku “We Can Do”, dia mengaku pernah belajar menyelam, mencintai sepak bola dan seni bela diri.
Dia kerap berpartisipasi dalam kegiatan olahraga pada usia muda dan memenangkan banyak piala. Namun ketika dia mulai kuliah di UCLA dan menulis buku, semua berubah karena Moshe menjadi sangat sibuk.
Menurut Moshe, salah satu inspirasinya adalah profesor di institusi pendidikan tinggi pertama yang diikuti, East Los Angeles City College. Moshe mengaku tidak menyukai mata kuliah yang diajarkan dosennya, Richard Avila.
Namun Moshe tetap berusaha mendapatkan nilai A dengan fokus dan melihat bagaimana antusiasme Avila. Sang dosen mengilhami Moshe untuk menulis buku sehingga dia bisa memotivasi orang lain.
Buku tersebut membutuhkan waktu empat tahun karena Moshe ingin mempublikasikannya dalam bahasa Mandarin untuk pasar Asia. Dan repotnya, Moshe ingin menerjemahkan buku ini, sendiri. Kini, Moshe menulis bukunya dalam bahasa Inggris untuk pasar Amerika. Demikian seperti dikutip dari AP, Kamis (16/2). [int]
Leave a comment
(*)wajib disi.
-
Melonjak 80 Poin, IHSG Jadi Jawara Asia
Selasa, 22 May 2012 16:26 -
BEM Kemafar Unpad Berikan Penyuluhan Olah Sampah Organik
Selasa, 22 May 2012 16:22 -
Apresiasi Dolar AS Melemah, Rupiah Kembali Menguat
Selasa, 22 May 2012 16:14 -
Esemka Dipastikan ke Jakarta Pekan Depan
Selasa, 22 May 2012 16:12 -
Klasik, Anggota Dewan Mendadak Amnesia Usai Diperiksa KPK
Selasa, 22 May 2012 16:01 -
Xstrata : Belanja Produksi Bantu Tembaga
Selasa, 22 May 2012 15:53
-
Munich Singkirkan Real 3-1 Lewat Adu Penalti
Kamis, 26 April 2012 09:08 -
Penderita Diabetes Boleh Minum Kopi dan Teh, Asal..
Selasa, 08 May 2012 21:58 -
Susana, Finalis Putri Indonesia Juga Jadi Korban Sukhoi
Kamis, 10 May 2012 10:52 -
Sukhoi SuperJet100 Loss Contact di Atas Gunung Salak
Rabu, 09 May 2012 18:29 -
Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal Dunia
Senin, 21 May 2012 09:59 -
Ada Gambar Nabi Muhammad di Buku Cerita Bantuan Kemenag
Selasa, 22 May 2012 13:39
-
Ini Daftar Nama Penumpang Jatuhnya Pesawat Sukhoi Superjet 100
Kamis, 10 May 2012 11:35 -
100 Pilot India Bolos Kerja
Selasa, 08 May 2012 20:12 -
China Usir Reporter Al Jazeera
Selasa, 08 May 2012 13:36 -
Kapal-kapal Perang AS Akan Dikerahkan ke Singapura 2013
Jumat, 11 May 2012 11:58 -
Terlalu Sibuk, Putin Enggan Hadiri KTT G8
Jumat, 11 May 2012 16:01 -
Aduh... Kepala Bocah SD Terjepit Celah Sempit Antara Dinding dan Tiang
Senin, 14 May 2012 21:57 -
Liput Penggusuran, Polisi Pukuli Jurnalis
Selasa, 08 May 2012 17:30 -
Hamas Tak Mau Terlibat dalam Perang Iran dan Israel
Jumat, 11 May 2012 09:08 -
Iran Peringatkan Google
Sabtu, 19 May 2012 12:59 -
Rusia Pandang Indonesia sebagai Mitra Penting
Selasa, 15 May 2012 13:04


