JAKARTA - Presiden Taiwan, Ma Ying-jeou, baru-baru ini menelepon Chen Shu Hui, karyawan toko duty free di Bandar Udara Internasional Taoyuan. Pujian atas perilaku Chen yang mengembalikan uang milik seorang pembeli yang tertinggal.
Presiden Taiwan Puji Kejujuran Karyawan Toko "Duty Free"
Written by Norman JatmikoSiaran pers Divisi Informasi Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO), di Jakarta, Kamis (16/2), menyebutkan, Chen sama sekali tak menyangka dihubungi langsung Presiden Ma, yang terpilih kembali dalam pemilihan presiden bulan lalu untuk periode 2012-2016.
Di saat masih tidur sekitar pukul 08.16 pada 4 Februari lalu, Chen terbangun oleh deringan suara telepon selularnya. Keluarganya mengatakan Presiden Ma ingin berbicara dengannya.
Chen terkejut dan berpikir ini mungkin mimpi.
Di saat perbincangan berlangsung dua-tiga menit, tiba-tiba sinyal telepon terputus karena baterai telepon selular Chen telah mati.
Chen khawatir Presiden salah paham dan buru-buru menelepon kembali setelah mengisi ulang baterai telepon.
Dia menjelaskan kepada asisten Presiden bahwa dia tidak bermaksud menutup telepon Presiden Ma dan menceritakan kronologi kejadiannya.
Berselang kemudian Presiden Ma menelepon Chen, seraya berkata dengan nada bercanda, "Saya benar-benar Presiden Ma. Ini bukan telepon penipuan".
Presiden Ma kemudian berbagi cerita dengannya tentang kisah nyata masyarakat Taiwan lainnya yang juga berperilaku sama seperti Chen.
Chen sama sekali tidak menyangka bisa dihubungi langsung oleh Presiden Ma. Hal ini memotivasinya untuk bekerja lebih keras.
Karyawan toko itu mengatakan apa yang dilakukannya merupakan hal biasa. Apabila rekan kerjanya yang lain mengalami kejadian yang sama mereka pasti akan mengantarkan uang tersebut ke kantor polisi.
Chen sangat gembira ketika mengatakan kepada ibunya bahwa Presiden Ma memujinya. Sebelumnya ibunya tidak percaya bahkan menegurnya agar berhati-hati, mungkin ini telepon penipuan.
Chen diberitakan menemukan uang tunai sebesar 11.000 dolar AS dan segera menyerahkan uang tersebut kepada petugas keamanan bandara itu.
Chen menolak imbalan dari pemilik uang dan kisahnya dimuat di surat-surat kabar setempat.
Pujian dari berbagai kalangan pun berdatangan, termasuk dari orang nomor satu di Taiwan. Presiden Ma memuji perbuatannya setelah membaca surat kabar karena Chen memberikan contoh teladan yang baik bagi masyarakat.[nta]
Leave a comment
(*)wajib disi.
-
Melonjak 80 Poin, IHSG Jadi Jawara Asia
Selasa, 22 May 2012 16:26 -
BEM Kemafar Unpad Berikan Penyuluhan Olah Sampah Organik
Selasa, 22 May 2012 16:22 -
Apresiasi Dolar AS Melemah, Rupiah Kembali Menguat
Selasa, 22 May 2012 16:14 -
Esemka Dipastikan ke Jakarta Pekan Depan
Selasa, 22 May 2012 16:12 -
Klasik, Anggota Dewan Mendadak Amnesia Usai Diperiksa KPK
Selasa, 22 May 2012 16:01 -
Xstrata : Belanja Produksi Bantu Tembaga
Selasa, 22 May 2012 15:53
-
Munich Singkirkan Real 3-1 Lewat Adu Penalti
Kamis, 26 April 2012 09:08 -
Penderita Diabetes Boleh Minum Kopi dan Teh, Asal..
Selasa, 08 May 2012 21:58 -
Susana, Finalis Putri Indonesia Juga Jadi Korban Sukhoi
Kamis, 10 May 2012 10:52 -
Sukhoi SuperJet100 Loss Contact di Atas Gunung Salak
Rabu, 09 May 2012 18:29 -
Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal Dunia
Senin, 21 May 2012 09:59 -
Ada Gambar Nabi Muhammad di Buku Cerita Bantuan Kemenag
Selasa, 22 May 2012 13:39
-
Ini Daftar Nama Penumpang Jatuhnya Pesawat Sukhoi Superjet 100
Kamis, 10 May 2012 11:35 -
100 Pilot India Bolos Kerja
Selasa, 08 May 2012 20:12 -
China Usir Reporter Al Jazeera
Selasa, 08 May 2012 13:36 -
Kapal-kapal Perang AS Akan Dikerahkan ke Singapura 2013
Jumat, 11 May 2012 11:58 -
Terlalu Sibuk, Putin Enggan Hadiri KTT G8
Jumat, 11 May 2012 16:01 -
Aduh... Kepala Bocah SD Terjepit Celah Sempit Antara Dinding dan Tiang
Senin, 14 May 2012 21:57 -
Liput Penggusuran, Polisi Pukuli Jurnalis
Selasa, 08 May 2012 17:30 -
Hamas Tak Mau Terlibat dalam Perang Iran dan Israel
Jumat, 11 May 2012 09:08 -
Iran Peringatkan Google
Sabtu, 19 May 2012 12:59 -
Rusia Pandang Indonesia sebagai Mitra Penting
Selasa, 15 May 2012 13:04


