Home Inspirasi Presiden Taiwan Puji Kejujuran Karyawan Toko "Duty Free"
Jumat, 17 Februari 2012 09:00

Presiden Taiwan Puji Kejujuran Karyawan Toko "Duty Free"

Written by  Norman Jatmiko
Rate this item
(0 votes)
Presiden Ma Ying-jeou Presiden Ma Ying-jeou istimewa

JAKARTA - Presiden Taiwan, Ma Ying-jeou, baru-baru ini menelepon Chen Shu Hui, karyawan toko duty free di Bandar Udara Internasional Taoyuan. Pujian atas perilaku Chen yang mengembalikan uang milik seorang pembeli yang tertinggal.

Siaran pers Divisi Informasi Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO), di Jakarta, Kamis (16/2), menyebutkan, Chen sama sekali tak menyangka dihubungi langsung Presiden Ma, yang terpilih kembali dalam pemilihan presiden bulan lalu untuk periode 2012-2016.

Di saat masih tidur sekitar pukul 08.16 pada 4 Februari lalu, Chen terbangun oleh deringan suara telepon selularnya. Keluarganya mengatakan Presiden Ma ingin berbicara dengannya.

Chen terkejut dan berpikir ini mungkin mimpi.

Di saat perbincangan berlangsung dua-tiga menit, tiba-tiba sinyal telepon terputus karena baterai telepon selular Chen telah mati.

Chen khawatir Presiden salah paham dan buru-buru menelepon kembali setelah mengisi ulang baterai telepon.

Dia menjelaskan kepada asisten Presiden bahwa dia tidak bermaksud menutup telepon Presiden Ma dan menceritakan kronologi kejadiannya.

Berselang kemudian Presiden Ma menelepon Chen, seraya berkata dengan nada bercanda, "Saya benar-benar Presiden Ma. Ini bukan telepon penipuan".

Presiden Ma kemudian berbagi cerita dengannya tentang kisah nyata masyarakat Taiwan lainnya yang juga berperilaku sama seperti Chen.

Chen sama sekali tidak menyangka bisa dihubungi langsung oleh Presiden Ma. Hal ini memotivasinya untuk bekerja lebih keras.

Karyawan toko itu mengatakan apa yang dilakukannya merupakan hal biasa. Apabila rekan kerjanya yang lain mengalami kejadian yang sama mereka pasti akan mengantarkan uang tersebut ke kantor polisi.

Chen sangat gembira ketika mengatakan kepada ibunya bahwa Presiden Ma memujinya. Sebelumnya ibunya tidak percaya bahkan menegurnya agar berhati-hati, mungkin ini telepon penipuan.

Chen diberitakan menemukan uang tunai sebesar 11.000 dolar AS dan segera menyerahkan uang tersebut kepada petugas keamanan bandara itu.

Chen menolak imbalan dari pemilik uang dan kisahnya dimuat di surat-surat kabar setempat.

Pujian dari berbagai kalangan pun berdatangan, termasuk dari orang nomor satu di Taiwan. Presiden Ma memuji perbuatannya setelah membaca surat kabar karena Chen memberikan contoh teladan yang baik bagi masyarakat.[nta]

Leave a comment

(*)wajib disi.


embed code :

Kirim Berita, Artikel dan Opini