Selasa, 11 Juni 2013 16:05

Ada Pemilih Siluman, Pilkada Maluku Berlangsung Ricuh

Written by 
Rate this item
(0 votes)
Ilustrasi Ilustrasi

AMBON | NONBLOK.COM — Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Maluku, Selasa (11/6/2013), berlangsung ricuh.

Sejumlah warga mengamuk memprotes pemilih siluman yang dimobilisasi di sebuah TPS di Kota Ambon, Maluku.

Meski sempat ricuh, proses tahapan pencoblosan tetap berjalan dengan pengawalan aparat bersenjata dari Polres Ambon. Kericuhan mewarnai proses tahapan pencoblosan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku. Kericuhan bermula saat warga memergoki puluhan orang yang diduga pemilih siluman masuk ke TPS XVI, Batu Merah III, Galunggung, untuk memenangkan salah satu pasangan cagub cawagub.

Massa yang curiga dengan warga yang diduga dimobilisasi itu kontan protes dan mengamuk. Sejumlah warga yang diduga pemilih siluman itu nyaris dihakimi massa kandidat lain. Sejumlah personel polisi yang berjaga dengan sigap menghalau massa. Bentrokan yang lebih besar dapat dihindarkan.

Puluhan warga yang diduga pemilih siluman bersama sejumlah barang bukti berupa 3 mobil angkutan umum yang mereka tumpangi diamankan ke Polres Ambon untuk diproses hukum. Proses tahapan pencoblosan pun tetap berjalan lancar dengan pengawalan aparat Polres Ambon.

Dalam Pilkada Maluku 2013-2018 ini diikuti 4 pasangan kandidat Cagub dan Cawagub di antaranya Abdulllah Tuasikal yang berpasangan dengan Hendrik Lewarisa yang dikenal dengan Jargon Tulus. Keduanya diusung Partai Gerindra, Hanura dan PKB.

Pasangan Cagub lainnya Jayobus Putuleihalat-Arifin Tapi yang diusung Partai Demokrat, PNI Marheinisme dan PKNU. Sedangkan 2 pasangan lain yakni Herman Kudumbun-Daud Sangaji yang disung PDI-P serta Pasangan Said Asegaf yang berpasangan dengan Eti Sahuburua yang diusung Partai Golkar dan PKS.

Leave a comment

Baca Lagi....

blokiklan.com - Iklan Online Indonesia

Kirim Berita, Artikel dan Opini

  Event On Going