Kamis, 23 Februari 2012 07:17

Festival Pasola

Written by  Wulan Kinasih
Rate this item
(0 votes)
Festival Pasola (Foto: daylife/reuters/yusuf ahmad)

Warga desa berjalan pagi-pagi di pinggir pantai Desa Kodi Bangedo di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (15/2) menuju sebuah perhelatan tradisi perang-perangan berkuda yang disebut Festival Pasola. Festival perang-perangan itu diadakan selama dua hari pada Kamis hingga Jumat (16-17/2). Pasola adalah ritual adat masyarakat Sumba Barat, bagian dari keyakinan asli Sumba yang disebut Marapu di mana para peserta, yang mata pencahariannya bergantung pada jagung dan tanaman padi, meminta restu dari para dewa untuk panen yang baik. Pasola merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ritual tahunan dan diselenggarakan bersamaan dengan upacara Bau Nyale yang biasanya berlangsung pada Februari dan Maret. Bentuknya perang-perangan dalam Pasola dilakukan dua kelompok dengan berkuda. Setiap kelompok terdiri lebih dari 100 pemuda bersenjatakan tombak yang dibuat dari kayu berdiameter 1,5 cm dengan ujung tumpul. Dalam peperangan ini, peserta dan kuda yang jatuh tidak boleh diserang, namun setiap darah yang keluar diyakini dapat menyuburkan tanah dan bermanfaat bagi panen berikutnya. 

Leave a comment

(*)wajib disi.


Kirim Berita, Artikel dan Opini