Home Unik Gara-Gara Siulan, Anjing yang Hilang 7 Tahun Kembali Lagi
Jumat, 17 Februari 2012 10:00

Gara-Gara Siulan, Anjing yang Hilang 7 Tahun Kembali Lagi

Written by  Norman Jatmiko
Rate this item
(0 votes)
ilustrasi ilustrasi istimewa

BEIJING - Gajah mungkin terkenal sebagai hewan berdaya ingat tinggi, namun seekor anjing di Beijing ternyata juga memiliki kemampuan luar biasa untuk mengingat. Setelah tujuh tahun terpisah dengan majikannya, anjing bernama Benben ini kembali bertemu hanya gara-gara mendengar siulan sang majikan.

Pertemuan dramatis antara hewan peliharaan dengan majikannya itu terjadi 6 Ferbuari lalu, saat Chen Yiyang, seorang pemuda asal Beijing kembali ke rumah usai bekerja.

"Saya mengendarai sepeda motor ke rumah orang tua saya setelah bekerja pada 6 Februari lalu dan saya melihat seekor anjing meringkuk di pinggir jalan," cerita Chen.

"Anjing itu terlihat seperti anjing saya yang hilang tujuh tahun yang lalu. Saya lalu berhenti, melepas helm saya, bersiul dan memanggil namanya. Tiba-tiba dia berdiri, diam, dan memandang saya selama tiga detik dan kemudian bergegas berlari ke arah saya," tuturnya.

Saat anjing itu mendekat Chen langsung mengetahui kalau itu adalah benar Benben anjingnya yang hilang. Seketika ia pun langsung menangis terharu sambil memeluk Benben. Pemuda berusia 21 tahun itu tak menyangka bisa bertemu kembali dengan anjing kesayangannya yang ia anggap telah mati. "Saya pemiliknya, jadi saya tahu bahwa itu anjing saya ketika saya melihatnya. Benben mempunyai ekor dan cakar berwarna putih," tuturnya.

Chen menceritakan, ia memiliki Benben sejak anjing itu berusia satu bulan, saat dirinya masih duduk di sekolah menengah pertama 2002 silam. "Anjing itu saya dapat saat mengunjungi seorang teman. Saya melihatnya di rumah teman saya dan bertanya apakah saya bisa memilikinya," cerita Chen.

Tiga tahun dirawat, Benben hilang pada 2005 ketika Chen membawanya keluar untuk berjalan-jalan di sebuah taman di dekat rumahnya. Benben, yang tanpa tali, tiba-tiba masuk ke semak-semak dan menghilang tak kembali lagi.

"Waktu itu saya bingung karena sedang berbicara dengan seseorang dan tidak menyadari kalau dia sudah pergi," kata Chen. "Bahkan jika dia mendengar saya bersiul dan memanggil namanya, semak-semak itu mungkin telah menghalanginya datang kembali," ujarnya.

Chen sempat mencari Benben di sekitar taman selama seminggu sebelum akhirnya menyerah. "Saya tidak tahu apakah saya menangis atau tersenyum. Saya begitu gembira, karena anjing liar sering ditangkap dan dibunuh di Beijing," ujarnya.[mi]

Leave a comment

(*)wajib disi.


embed code :

Kirim Berita, Artikel dan Opini