Home Wawancara P3DN, Upaya Wujudkan Kemandirian Ekonomi Nasional
Selasa, 13 Desember 2011 10:22

P3DN, Upaya Wujudkan Kemandirian Ekonomi Nasional

Written by  El Supaeli
Rate this item
(0 votes)
Staf Ahli Menteri Perindustrian, Bidang Pemasaran dan P3DN, Fauzi Azis Staf Ahli Menteri Perindustrian, Bidang Pemasaran dan P3DN, Fauzi Azis (Foto: istimewa)

JAKARTA — Indonesia, salah satu negara yang padat jumlah penduduknya di dunia, yaitu diperkirakan mendekati populasi 240 juta jiwa. Jumlah penduduk yang banyak seperti ini merupakan sebuah potensi pasar yang menarik untuk memasarkan suatu produk maupun jasa, baik dihasilkan industri nasional maupun impor.

Kondisi ini menjadikan tingkat persaingan yang tinggi di lapangan. Buktinya pasar di dalam negeri telah diramaikan oleh beredarnya produk dan jasa yang dihasilkan industri di Indonesia dan mancanegara.

Di tengah ketatnya persaingan produk lokal dan impor ini, tentu perlu upaya agar barang dan jasa yang dihasilkan industri nasional tetap memiliki daya saing tinggi dan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Terkait hal itu, pemerintah telah menggulirkan program yang namanya P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri). Mengenai alasan dan tujuan serta perkembangan pelaksanaan progam tersebut, wartawan Nonblok.Com, El Supaeli melakukan wawancara khusus dengan Staf Ahli Menteri Perindustrian, Bidang Pemasaran dan P3DN, Fauzi Azis. Berikut ini petikan wawancaranya:
 
Apa tujuan digulirkannya program P3DN?

P3DN sebuah kebijaKan sekaligus program pemerintah yang bertujuan agar produk dan jasa yang sudah diproduksi di Indonesia semaksimal mungkin dapat digunakan oleh bangsa Indonesia sendiri. Maksudnya, produk dan jasa yang dihasilkan tersebut digunakan atau dikonsumsi, baik oleh  pemerintah, dunia usaha dan masyarakat pada umumnya sebagai konsumen.

Kenapa hal itu mesti dilakukan atau diperhatikan. Pertama dari segi demografis penduduk kita besar jumlahnya jumlah mendekati 240 juta jiwa.  Demikian juga tingkat pendapatan  semakin membaik, yaitu sudah mencapai 3.000 dolar AS per kapita. Kemudian golongan kelas menengahnya sekarang semakin bertambah juga.

Kalau tidak salah sudah mencapai separuh dari jumlah penduduknya. Artinya. kondisi itu menjadi kekuatan daya beli masyarkat dalam negeri yang sangat besar. Bayangkan kalau kekuatan itu dibelanjakan terhadap produk impor, apa jadinya negeri ini.
 
Apa manfaat yang diperoleh dari digulirkannya program P3DN itu?

Program P3DN yang digulirkan pemerintah tentu diharapkan dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi perekonomian nasional, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan bagi rakyatnya. Kesejahteraan rakyat itu sendiri salah satunya dapat dicapai, apabila perekonomian nasional membaik dan tetap stabil.

Karena itu, untuk mendorong perbaikan ekonomi di dalam negeri tersebut, yaitu melalui cara mengoptimalkan daya beli masyarakat Indonesia yang besar agar membeli produk maupun jasa yang dihasilkan industri di dalam negeri.

Adapun manfaat bagi perekonomian secara keseluruhan dengan adanya progam P3DN ini antara lain: Pertama, secara  makro perekonomian nasional strukturnya akan semakin kuat atau kokoh. Kedua, devisa negara tidak boros yaitu tidak dihamburkan untuk membiayai impor.

Ketiga, lapangan pekerjaan di Indonesia akan tumbuh dengan cepat, dengan notabene untuk mengurangi kemiskismkinan. Akhrnya industri nasional akan mampu bekerja pada skala tinggi, dan mampu beroperasi pada skala optimal. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya efisiensi dan industri nasionalpun akan bertambah.

Kondisi ini akan memperkuat daya saing. Kalau ini bisa tercapai, akan menjadikan Indonesia memiliki basis kekuatan daya saing internasional dan basis landasan ekonomi internasional. Artinya kesempatan untuk mengisi pasar internasional yang ada menjadi terbuka, karena adanya daya saing domestik yang semakin kuat.. Dengan kondisi seperti ini akan mendorong terwujudnya kemandiran ekonomi nasional.
 
Apakah kebijakan seperti P3DN ini dilakukan di negara lain dan tolong jelaskan negara mana saja?
 
Kebijakan sepert P3DN ini pernah diterapkan di beberapa negara, Misalnya seperti Jepang, Korea, China, Amerika Serikat dan negara-negara lain yang jumlah penduduknya banyak. Negara-negara tersebut lebih mengutamakan pasar di dalam negerinya terlebih dahulu, yaitu mengarahkan warga negaranya untuk membeli dan menggunakan produk dalam negeri.

Melalui kebijakan yang diterapkannya, industri di negara yang bersangkutan menjadi maju dan tumbuh dengan baik. Karena itu, bagi Indonesia, salah negara yang jumlah penduduknya besar tidak ada salahnya menerapkan kebijakan P3DN, sehingga industri nasional menjadi maju dengan mengalami pertumbuhan yang semakin baik.

Apabila industri nasional tumbuh dan maju berarti akan memberikan manfaat bagi perekonomian Indonesia.

Apabila program P3DN ini berhasil, apa dampak lain yang ditimbulkannya?

Program P3DN kalau berhasil dengan baik akan membuahkan spirit kreativitas dan inovasi masyarakat, khususnya kaula muda untuk terjun di bidang kewirausahaan. Hal ini dikarenakan potensi yang ada cukup menjanjikan  dan jelas.

Itulah sebabnya pemerintah begitu konsen terhadap penerapan P3DN. Karena setiap negara yang jumlah penduduknya besar dan memiliki potensi pasar yang baik akan menjadi incaran investor untuk menanamkan modalnya.

Karena itu, pasar dalam negeri yang baik ini perlu diarahkan yang baik pula, yaitu mengarahkan masyarakat untuk membeli produk dalam negeri. Hal ini akan mendorong investor memilih tempat itu untuk memproduksinya.

Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang besar. Pada saat yang sama karena dia punya basis untuk tujuan ekspor, produk tersebut akhirnya bisa di pasarkan ke mancanegara.
 
Apa yang diperlukan untuk suksesnya pelaksanaan P3DN ini?

Progam P3DN bisa sukses, tentu diperlukan suatu perjuangan. Karena itu, untuk menyukseskan program ini tidak cukup hanya mengkampanyekan cinta dan bangga untuk menggunakan produk dalam negeri, melainkan perlu adanya terobosan berupa advokasi dan edukasi. Maksudnya melalui advokasi dan edukasi ini, masyarakat Indonesia merasa disadarkan untuk mencintai dan menggunakan produk yang dihasilkan oleh bangsanya sendiri, bukan mengutamakan produk dari bangsa lain.

Karena itu, sudah sepantasnya program P3DN ini dimasukkan dalam kurikulum mata pelajaran di sekolah sejak mulai usia dini. Dengan terobosan seperti ini diharapkan akan tertanam sikap untuk mencintai dan selalu mau menggunakan produk yang dibuat industri nasional.

Leave a comment

(*)wajib disi.


Kirim Berita, Artikel dan Opini