Home Wawancara Misbakhun: Pemerintah Takut Dengan Sondang
Selasa, 13 Desember 2011 17:00

Misbakhun: Pemerintah Takut Dengan Sondang

Written by  Norman Jatmiko
Rate this item
(0 votes)
Muhammad Misbakhun Muhammad Misbakhun istimewa

Jakarta - Muhammad Misbakhun dalam sebuah diskusi menyebut penangkapan Nunun Nurbaetie hanya upaya mengalihkan isu kematian Sondang Hutagalung.

Pemerintah menurutnya takut sosok Sondang menjadi martir dalam pergerakan menentang rezim SBY. "Pemerintah memiliki rasa takut yang luar biasa atas kematian Sondang," ujarnya di Jakarta, Selasa (13/12).

Berikut wawancara Nonblok.Com dengan Misbakhun.

Apa alasan Anda mengatakan tertangkapnya Nunun merupakan pengalihan isu dari kematian Sondang?

Nunun itu sebenarnya bisa ditangkap kapan saja, lalu kenapa menunggu kasus Sondang? Komunikasi antara pak Adang dan Nunun itu kan mudah saja untuk melacaknya. KPK sebenarnya bisa kapanpun mau menangkap Nunun.

Pemerintah memiliki rasa takut yang luar biasa atas kematian Sondang. Saya yakin penangkapan Nunun hanya usaha pengalihan isu kematian Sondang.

Berarti Anda melihat penangkapan Nunun ini bukan sebuah prestasi dari KPK?

Kita harus tetap mengapresiasi, tetapi Nunun itu kan sebenarnya sudah diketahui berada di Bangkok, seberapa rumit sih menangkapnya?

Apa hebatnya seorang Sondang Hutagalung?

Sondang itu sosok anak muda dengan intelektual yang mencukupi, dia memilih untuk membakar diri. Mungkin saja dia ingin menjadi martir seperti kasus di Tunisia. Selama ini gerakan yang menentang SBY ini kan terpecah-pecah, seperti mozaik yang sulit disatukan. Kematian Sondang ini mungkin saja dapat menyatukan itu semua, sehingga semua orang fokus kepada istana.

Menurut Anda mengapa istana yang dipilih untuk lokasi aksi bakar dirinya?

Istana itu adalah pusat kekuasaan, problem bangsa ini juga berpusat di istana, itu yang ingin ditunjukkan Sondang.

Leave a comment

(*)wajib disi.


Kirim Berita, Artikel dan Opini